10 Fakta tentang polusi air

Senin, 17 Februari 2014



Kita tinggal di planet yang dipenuhi dengan air, dan tanpa air kita tak akan mampu untuk bertahan. Namun di tempat seperti Cina dan Indonesia dimana saya tinggal, industri seperti pabrik-pabrik tekstil membuang bahan-bahan kimia beracun kedalam sumber-sumber air kita.
Nah berikut ini adalah 10 fakta mengenai air yang mungkin kamu belum tau yang dikutip dari Greenpeace.org
  1. Mayoritas air kita berada di lautan, dengan hanya 2,5% nya saja yang merupakan air tawar.
  2. Di Indonesia, kurang dari 20% masyarakat saja yang memiliki akses air bersih untuk minum.
  3. Lebih dari 70% masyarakat Indonesia masih bergantung pada air tanah, air permukaan/ sungai, mata air dan sumber air lainnya.
  4. 56% sungai-sungai di Indonesia tercemar, 74% sungai di Pulau Jawa tercemar.
  5. Investigasi komprehensif Greenpeace mengungkap bahwa kebanyakan produk pakaian fashion ternama seperti GAP, Vero Moda, dan Calvn Klein yang diuji mengandung bahan-bahan kimia berbahaya.
  6. Beberapa bahan kimia tersebut terurai membentuk bahan kimia yang mengganggu sistem hormon dan bahkan penyebab kanker saat dibuang ke sungai-sungai diseluruh dunia.
  7. Dilaporkan bahwa setiap tahun sebanyak 80 miliar pakaian diproduksi di seluruh dunia setara dengan 11 pakaian per tahun untuk setiap orangnya di planet ini.
  8. Diperkirakan bahwa setiap individu – laki-laki, perempuan dan bahkan bayi yang belum dilahirkan – terkontaminasi ratusan bahan kimia buatan manusia dalam tubuhnya, termasuk diantaranya yang dapat terkait dengan industri tekstil.
  9. Greenpeace berkampanye untuk mendorong merek-merek fashion global untuk men-Detox produk-produk mereka dan rantai pasokan mereka dengan secara transparan mengeliminasi bahan-bahan kimia berbahaya dari proses manufaktur mereka pada 2020.
  10. Merek-merek ternama tersebut mendengarkan. Merek-merek seperti Zara, Victoria’s Secret, Benetton dan Valentino, telah setuju untuk men-Detox produk-produk dan proses produksi mereka pada 2020.

5 Catatan Sejarah Mengenai Hari Valentine


of-valentines-day2
Hari Valentine atau hari kasih sayang sudah tinggal menghitung hari. Semua orang didunia ini pasti merayakan hari valentine.Tradisi pertukaran kado, coklat dan bunga pun tak pernah dilupakan di hari kasih sayang ini.
Namun, ada beberapa sejarah mengenai Valentine yang sangat menarik untuk kamu ketahui. Berikut ada lima sejarah mengenai valentine, seperti diranan dalam History yang dikutip dari berjambang.blogspot.com
1. Sejarah Hari Valentine
Bulan Februari biasanya dikenal dengan bulan asmara dan ini juga merupakan hari dari St. Valentine yang dijadikan tradisi oleh masyarakat romawi kuno.
2. Berasal dari gereja katolik
Sebuah legenda mengatakan bahwa Valentine di siksa dan dipukuli karena membebaskan orang-orang yang dipenjara Romawi, hingga akhirnya ia jatuh cinta kepada seorang gadis yang selalu mengunjunginya sebelum ia mati.
3. Asal Usul Hari Valentine
Hari Valentine dirayakan pada pertengahan bulan untuk memperingati hari kematian Valentine. Dan untuk menghormati St. Valentine. Dan pada tanggal 15 Februari akan diadakan festival Lupercalia yang merupakan festival kesuburan untuk Fanus dan pendiri Roma.
4. Valentine day sebagai hari kasih sayang
Orang Prancis dan inggris mempercayai bahwa tanggal 14 Februari merupakan awal musim kawin burung. Dari situ mereka berpikir bahwa hari valentine merupakan hari yang paling romatis.
5. Kartu Valentine
Masyarakat di Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Meksiko, Inggris, dan Australia membuat suatu tradisi yaitu mengirim kartu valentine yang berisikan ucapan Selamat Valentine untuk orang yang disayang.

10 Sungai Terpanjang di Indonesia



Dalam postingan sebelumnya, saya pernah membahas tentang 10 sungai terpanjang di dunia, maka kini akan saya bahas lingkup yang lebih sempit, yaitu 10 Sungai terpanjang di Indonesia.
Sebagai wilayah kepulauan, Indonesia memang menjadi salah satu negara yang mempunyai jumlah sungai yang teramat banyak, karenanya jelas muncul banyak list tentang nama-nama sungai yang ada di Wilayah Indonesia. Nah, dari sekian banyak sungai yang ada di Indonesia, ada 10 sungai yang tercatat sebagai 10 sungai terpanjang, sungai mana sajakah? Berikuti dikutip dari berjambang.blogspot.com

1. Sungai Kapuas
Sungai kapuas, dikenal sebagai sungai terpanjang di Kalimantan dan Indonesia. Total panjangnya mencapai 1.178 km. mengalir di sepanjang provinsi Kalimantan barat dari pegunungan Muller dan berakhir di Muara Sungai di Selat Karimata.
Sungai Kapuas

2. Sungai Mahakam
Merupakan sungai terpanjang kedua di Indoensia dan terpanjang pertama di Kalimantan Timur. Total panjangnya mencapai 920 km dan bermuara di Selat Makasar. Sungai ini melewati daerah Kutai Barat hingga Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda.
Sungai Mahakam

3. Sungai Barito
Sungai Barito terletak di Kalimantan Tengah. Total panjangnya mencapai 909 km. Sama seperti Sama seperti Sungai Kapuas, Sungai Barito ini juga mengalirkan sungai dari mata air Pegunungan Muller. Hanya saja muaranya bukan di selat karimata, melainkan di laut jawa.
Sungai Barito

4. Sungai Batanghari
Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Pulau Sumatera. Total panjangnya mencapai 800 km dengan lebar sungai antara 200-600 meter. Sungai ini melintas di Provinsi Jambi dan Sumatera Barat, mengalirkan air dari Gunung Rasan hingga Laut China Selatan.
Sungai Batanghari

5. Sungai Musi
Sungai Musi terkenal sebagai salah satu ikon Kota Palembang, Sumatera Selatan. Sungai Musi merupakan sungai terpanjang di Sumatera dan sungai terpanjang ke-5 di Indonesia dengan panjang mencapai 750 km. Sungai ini mengalirkan air dari mata air di daerah Kepahiang (Bengkulu) hingga ke Selat Bangka.
Sungai Musi

6. Sungai Membramo
Sungai terpanjang lainnya adalah Sungai Membramo yang terletak di Papua. Sungai ini memiliki panjang sampai 670 km yang menjadikannya sungai terpanjang di Papua dan sungai terpanjang ke-7 di Indonesia. Sungai Membramo memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi sehingga banyak yang menjulukinya dengan sebutan “Amazon-nya Indonesia”.
Sungai membramo

7. Sungai Bengawan Solo
Sungai Bengawan Solo sudah sangat mendunia, karena namanya dijadikan judul sebuah lagu keroncong yang legendaris. Sungai ini merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa dengan panjang sungai mencapai 548,53 km yang mengalir di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sungai ini mengalir dari hulu sungai di Pegunungan Kidul hingga ke muara didaerah Gresik.
Sungai Bengawan Solo

8. Sungai Digul
Selain Sungai Membramo, Papua juga memiliki sungai yang tidak kalah panjangnya, yaitu Sungai Digul. Sungai yang memiliki sebutan Tanah Merah ini memiliki panjang 546 km. Dinamakan Tanah Merah karena jika waktu musim penghujan tiba sungai ini akan menjadi merah keruh karena tipe tanah yang berlumbur. Sungai ini mengalirkan air dari mata air di Pegunungan Sterren hingga ke Laut Arafuru.
Sungai Digul

9. Sungai Indragiri
Merupakan salah satu sungai terpanjang di Pulau Sumatera. Panjangnya mencapai 500 km. Wilayah-wilayah yang dilalui aliran sungai ini antara lain Provinsi Sumatera Selatan, Sumatera Barat, dan juga Provinsi Riau (Indragiri Hulu-Hilir). Sungai ini bermuara di perairan Laut China Selatan.
Sungai Indragiri

10. Sungai Seruyan
Terletak di  Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Sungai Seruyan menjadi salah satu sungai terpanjang di Indonesia dengan panjang yang mencapai 350 km. Lebar sungai mencapai 300 meter dengan kedalaman rata-rata 6 meter..
Sungai Seruyan

5 Manfaat Mengonsumsi Cokelat Yang Lebih Pahit


40816-5-manfaat-mengonsumsi-cokelat-yang-lebih-pahit-090752 (1)
Cokelat mungkin menjadi salah satu makanan dan minuman yang paling banyak disukai oleh wanita. Rasanya sama pahit dengan kopi, namun cokelat punya aroma yang lebih lembut, harum dan menenangkan.
Sayangnya, banyak wanita yang lebih suka cokelat dengan campuran susu dan banyak gula. Padahal, sebenarnya cokelat punya khasiat yang jauh lebih bermanfaat tanpa menggunakan banyak pemanis. Meski lebih pahit, berikut ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi cokelat tanpa banyak pemanis. Berikut info yang dikutip dari berjambang.blogspot.com
Membuat Lebih Rileks
Cokelat terkenal kaya akan zat anti stres. Anda bisa menambahkan sedikit pemanis, sekedar untuk mengurangi pahitnya. Efek rasa pahitnya bisa membuat cokelat tak mudah eneg dan bisa dinikmati lebih lama. Jadi Anda juga bisa merilekskan pikiran lebih lama.
Kaya Akan Antioksidan
Cokelat pahit dan minim pemanis, bisa membantu memerangi radikal bebas yang melekat di tubuh Anda. Selain itu bisa membuat Anda jauh lebih sehat dan merasa ceria setelah meminumnya.
Lebih Mudah Tidur
Ada perbedaan ketika Anda minum kopi dan cokelat sebelum tidur. Kopi bisa membuat Anda lebih ‘bangun’ lagi. Sementara cokelat bisa membuat Anda lebih tenang dan mudah tidur. Tak ada salahnya mengonsumsi cokelat beberapa jam sebelum jam tidur Anda.
Baik Bagi Kulit
Karena kurang pemanis, efek cokelat jadi lebih baik di kulit Anda. Bisa membuat kulit Anda lebih terlihat dan terasa rileks. Bila terlalu banyak pemanis, maka akan mudah menambah dan mempertegas garis halus pada kulit
Menyehatkan Jantung
Cokelat juga baik bagi jantung, namun dalam porsi yang cukup. 3 kali minum cokelat dalam seminggu bisa membantu Anda lebih tenang dan tidak mudah deg-degan. Bagaimanapun, cokelat dan kopi masih tergolong minuman dengan kandungan kafein.

10 Manfaat Kesehatan Makan Durian


10-manfaat-kesehatan-makan-durian
Durian adalah buah tropis yang sangat beken di dunia. Harganya cukup mahal jika sedang tidak musim, tetapi di beberapa daerah di Indonesia, Anda bisa berwisata makan buah durian sepuasnya dengan harga yang sangat terjangkau. Di Ambon atau di Medan misalnya, di sana buah durian melimpah dan harganya cukup murah.
Soal rasa, durian Indonesia tidak kalah dengan durian Bangkok. Misalnya durian Medan yang punya kulit tebal dan rasa yang legit.
Bila Anda adalah pecinta durian, Anda juga wajib tahu nih manfaat kesehatan makan buah yang satu ini. Agar tak hanya menikmati manisnya saja, tetapi Anda juga tahu khasiat sehatnya. Berikut dikutip dari vemale
Mencegah sembelit
Karena durian mengandung 37% serat, maka buah yang satu ini bisa membantu memperlancar pencernaan. Nutrisi di dalam buah durian ini mampu menyerap air dan membuat buang air besar lebih mudah dan lancar. Selain itu, serat di dalam buah durian dapat meningkatkan ukuran dan massa tinja untuk mencegah sembelit.
Mencegah Anemia
Kekurangan zat besi di dalam darah dapat menyebabkan tubuh mengalami anemia. Nah, folat yang ada di dalam durian ini dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah sehingga dapat secara otomatis mencegah anemia.
Meningkatkan kesehatan kulit
Durian juga mengandung vitamin C yang merupakan faktor penting untuk meningkatkan produksi kolagen. Kolagen sendiri adalah zat yang tugasnya membantu regenerasi kulit serta membuat kulit lebih kenyal dan segar.
Menjaga kesehatan tulang
Kandungan potassium di dalam durian membantu menyehatkan tulang. Bukan hanya kalsium saja yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang, potassium ternyata memegang peranan yang tak kalah penting.
Menjaga gula darah
Rasanya manis, tetapi durian mengandung mangan yang membantu menjaga gula darah agar tetap stabil.
Menjaga fungsi kelenjar thyroid
Selain yodium, tembaga juga membantu menjaga kesehatan kelenjar thyroid. Dan kandungan tembaga pada durian ini menjadi sumber yang mencukupi kebutuhan tubuh atas tembaga.
Mengenyangkan
Mengonsumsi durian ini juga mengenyangkan lho. Karena mengandung vitamin B, durian membuat tubuh jadi kenyang lebih lama sehingga Anda bisa mengendalikan nafsu dan porsi makan.
Membantu mengenyahkan migrain
Dan untuk yang satu ini Anda pasti turut merasa senang. Durian dapat membantu mengenyahkan rasa sakit akibat migrain. Penyebabnya karena durian mengandung vitamin B yang dibutuhkan untuk meringankan rasa sakit yang diakibatkan oleh migrain.
Mencegah depresi dan stres
Sedang stres dan jenuh? Daripada pusing memikirkan harus pergi ke mana, cari saja lokasi pasar buah terdekat yang menyediakan buah durian. Wisata buah yang satu ini akan membantu Anda melepaskan stres di dalam tubuh, sehingga mengembalikan mood baik Anda.
Membantu terbentuknya formasi tulang dan gigi
Kandungan fosfor di dalam buah durian adalah nutrisi penting yang berperan dalam pembentukan tulang dan gigi. Selain kalsium, kepadatan tulang juga disupport oleh fosfor. Durian menyediakan cukup banyak fosfor untuk membantu memenuhi kebutuhan harian akan fosfor.
Semakin cinta deh rasanya dengan adanya 10 manfaat durian yang sangat sehat ini. Bagaimana, sudah siap untuk wisata durian di akhir pekan bersama sahabat atau orang terdekat?

10 Teknologi Kuno Bangsa Indonesia yang Canggih



Mau tahu teknologi bangsa indonesia pada jaman dahulikala yang masih tetap ada hinga kini, simak 10 Teknologi Kuno Bangsa Indonesia yang Canggih berikut ini, dikutip dari palingseru.com

1. Borobudur

Bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur adalah Borobudur,  candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah. Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.
Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal. Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan. Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Arsitektur yang keren bukan?

2. Kapal Jung Jawa

Teknologi kapal raksasa Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.
Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”. Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.
Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. ‘Mereka mengaku keturunan Jawa,’ kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara. Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal.
Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan tahun sebelum abad ke-13. Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata ‘Jung’ digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.
Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku. Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis. Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513.

3. Keris

Kecanggihan teknologi penempaan logam Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau. Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya. Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit.
Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga). Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat. Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius. Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat. Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi.

4. Benteng Keraton Buton

Arsitektur bangunan untuk pertahanan Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur. Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara. Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri. Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya.

5. Si Gale gale

Teknologi Robot tradisional Nusantara Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari. Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang.
Sigale – gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak. Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia. Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari. Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.

6. Pengindelan Danau Tasikardi, Banten

Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan. Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas. Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran.
Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm. Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai. Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan.
Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu. Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang

7. Karinding

Teknologi pengusir hama dengan gelombang suara Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul). Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan menghasilkan bunyi yang khas. Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian.
Suara yang dihasilkan oleh karinding ternyata menghasilkan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian. Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.

8. Rumah Gadang

Arsitektur Rumah Aman Gempa Para nenek moyang orang Minang ternyata berpikiran futuristik alias jauh maju melampaui zamannya dalam membangun rumah. Konstruksi rumah gadang ternyata telah dirancang untuk menahan gempuran gempa bumi. Rumah gadang di Sumatera Barat membuktikan ketangguhan rekayasa konstruksi yang memiliki daya lentur dan soliditas saat terjadi guncangan gempa hingga berkekuatan di atas 8 skala richter. Bentuk rumah gadang membuat Rumah Gadang tetap stabil menerima guncangan dari bumi. Getaran yang datang dari tanah terhadap bangunan terdistribusi ke semua bangunan. Rumah gadang tidak menggunakan paku sebagai pengikat, tetapi berupa pasak sebagai sambungan membuat bangunan memiliki sifat sangat lentur.
Selain itu kaki atau tiang bangunan bagian bawah tidak pernah menyentuh bumi atau tanah. Tapak tiang dialas dengan batu sandi. Batu ini berfungsi sebagai peredam getaran gelombang dari tanah, sehingga tidak mempengaruhi bangunan di atasnya. Kalau ada getaran gempa bumi, Rumah Gadang hanya akan berayun atau bergoyang mengikuti gelombang yang ditimbulkan getaran tersebut Darmansyah, ahli konstruksi dari Lembaga Penanggulangan Bencana Alam, Sumatera Barat menyebutkan, dari sisi ilmu konstruksi bangunan rumah gadang jauh lebih maju setidaknya 300 tahun dibanding konstruksi yang ada di dunia pada zamannya.

9. Tempe

Pemanfaatan bioteknologi untuk makanan Tempe merupakan hasil bioteknologi sederhana khas Indonesia. Nenek moyang bangsa Indonesia telah menggunakan Rhizopus untuk membuat tempe dari kedelai. Semua ini adalah penggunaan mikroba atau mikroorganisme pada tingkat sel untuk tujuan pangan. Sebenarnya mengolah kedelai dengan ragi juga dilakukan di negara lain seperti China, Jepang, India, dll. Tetapi yang menggunakan Rhizopus hanya di Indonesia saja. Jadi kemampuan membuat tempe kedelai adalah penemuan orang Indonesia. Tempe sudah dikenal sejak berabad-abad lalu di Nusantara. Dalam bab 3 dan bab 12 manuskrip Serat Centhini dengan seting Jawa abad ke-16 telah ditemukan kata ‘tempe’. Kini, tempe sudah merambah manca negara, tidak saja karena rasa dan aromanya, namun juga karena kandungan gizinya. Penemuan tempe adalah sumbangan nenek moyang kita pada seni masak dunia.

10. Pranata Mangsa

Sistem penanggalan musim bukti kepandaian ilmu astronomi nenek moyang kita Seperti kebudayaan-kebudayaan lain di dunia, masyarakat asli Indonesia sudah sejak lama menaruh perhatian pada langit. Pengamatan langit digunakan dalam pertanian dan pelayaran. Dalam masyarakat Jawa dikenal pranatamangsa, yaitu peramalan musim berdasarkan gejala-gejala alam, dan umumnya berhubungan dengan tata letak bintang di langit. Menurut Daldjoeni di bukunya ‘Penanggalan Pertanian Jawa Pranata Mangsa’, Pranata Mangsa tergolong penemuan brilian.
Kompleksitasnya tak kalah bobot dari sistem penanggalan yang ditemukan bangsa Mesir Kuno, China, Maya, dan Burma. Lebih-lebih jika dibandingkan dengan model Farming Almanac ala Amerika, Pranata Mangsa jauh lebih maju. Meskipun teknologi sudah semakin canggih seperti sekarang ini, penerapan perhitungan pranata mangsa masih relevan. Hal itu dikarenakan nenek moyang kita dulu mempelajari gejala-gejala alam seperti musim hujan/kemarau, musim tanaman berbunga/berbuah, posisi rasi bintang, pengaruh bulan purnama, dan sebagainya. Dengan mempelajari gejala-gejala alam tersebut nenek moyang kita dapat lebih menghargai kelestarian alam.
Sebenarnya masih banyak teknologi-teknologi yang digunakan nenek moyang kita yang tidak dituliskan disini. Dari penemuan-penemuan itu sebenarnya sejak dulu bangsa Indonesia sudah mampu menguasai teknologi canggih di zamannya maka tidak pantas lah bila kita menyombongkan diri sebagai generasi sekarang bila kita tidak menghargai dan mengapresiasi leluhur kita.
Nenek moyang kita telah berhasil membangun candi-candi yang sangat indah arsitekturnya dan bertahan ratusan tahun. Nenek moyang kita juga membangun armada laut yang telah mengarungi samudra luas.

Pencipta Logo OSIS & Pencetus PASKIBRAKA



Bagi kalian yang masih sekolah pasti disetiap saku bajunya terpasang sebuah logo bertuliskan OSIS, lalu apakah kalian tahu siapa pembuat dan arti dari logo tersebut?
Mari kita sedikit mundur kebelakang, untuk bisa mengenang pembuat logo tersebut. Beliau adalah H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT (lahir di Kuningan, Jawa Barat, Indonesia, 20 Juli 1933), menghabiskan masa kecil di daerah kelahirannya, sampai tamat SMP di Purwakarta dan pindah ke Jakarta saat masuk SMA. Sejak kecil, jiwa seni sudah terlihat dalam dirinya. Tak heran bila setamat SMA Idik memilih seni rupa sebagai pilihan profesinya dengan menamatkan pendidikan sebagai sarjana seni rupa di Departemen Ilmu Teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 9 April 1960.


Idik Sulaeman memulai kariernya di Balai Penelitian Tekstil (1960-1964). Pada 1 Februari 1965 ia diangkat menjadi Kepala Biro Menteri Perindustrian dan Kerajinan yang saat itu dijabat Mayjen TNI dr. Azis Saleh.
Dunia seni dan tekstil harus ditinggalkannya karena pindah kerja ke Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud), sebagai Kepala Dinas Pengembangan dan Latihan pada 1 Desember 1967. Saat inilah, ia banyak membantu Husein Mutahar dalam mewujudkan gagasannya membentuk Paskibraka.
Bersama dengan para pembina lainnya, Idik membantu Mutahar menyempurnakan konsep pembinaan Paskibraka. Pasukan yang pada tahun 1966 dan 1967 diberi nama Pasukan Pengerek Bendera Pusaka, pada tahun 1973 mendapat nama baru yang dilontarkan oleh Idik. Nama itu adalah PASKIBRAKA, yang merupakan akronim dengan kepanjangan PASuKan PengIBar BendeRA PusaKA.
Selain memberi nama, Idik juga menyempurnakan wujud Paskibraka dengan menciptakan Seragam Paskibraka, Lambang Korps, Lambang Anggota, serta Tanda Pengukuhan berupa Lencana Merah-Putih Garuda (MPG) dan Kendit Kecakapan.
Pada 30 Juni 1975, ia diangkat menjadi Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pembinaan Kegiatan di Direktorat Pembinaan Generasi Muda (Ditbinmud). Pada 9 Maret 1977, ia mencapai posisi puncak di Ditbinmud setelah ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Generasi Muda, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Olahraga (Ditjen PLSOR). Tiga tahun penuh ia benar-benar menjadi ”komandan” dalam latihan Paskibraka, yakni Paskibraka 1977, 1978 dan 1979.
Pada 24 November 1979, Idik ditarik ke Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Dikdasmen) dan menjabat Direktur Pembinaan Kesiswaan sampai 15 November 1983. Selama empat tahun itu, dengan latar belakang pendidikan seni rupa dan pengalaman kerja di bidang tekstil, Idik mencatat sejarah dalam penciptaan seragam sekolah yang kita kenal sampai sekarang: SD putih-merah, SMP putih-biru dan SMA putih-abu-abu, lengkap dengan lambang sekolah dasar (SD) dan OSIS yang kini selalu melekat di saku kiri seragam sekolah.
Namun kini beliau telah wafat pada hari 3 hari yang lalu tepatnya tanggal 4 April 2013 pada pukul 08.45 WIB di RS Siloam karena stroke. Meninggalkan sang istri Aisah Martalogawa dan tiga orang anak, yakni Ir. Ars Isandra Matin Ahmad (yang beristrikan Ir.ars Retno Audite), Isantia Dita Asiah (yang bersuamikan Drs. Mohammad Imam Hidayat), dan Dra Isanilda Dea Latifah yang bersuamikan Ari Reza Iskandar). Dari ketiganya, Idik memiliki enam orang cucu, masing-masing 3 cucu laki-laki dan 3 cucu perempuan.
Bagi kalian yang tidak tahu atau lupa arti lambang OSIS dan PASKIBRAKA, coba baca keterangan di bawah seperti dikutip dari danish56.blogspot.com:
Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga
Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.
Buku terbuka
Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.
Kunci pas
Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan.
Tangan terbuka
Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.
Biduk
Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.
Pelangi merah putih
Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual.
Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas
Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa.
Warna kuning
Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan negara.
Warna coklat
dapat berarti sifat kedewasaan dan sikap rela berkorban bagi tanah air.
Warna merah putih
Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.


Lambang dari organisasi PASKIBRAKA adalah bunga teratai
Tiga helai daun yang tumbuh ke atas: artinya paskibra harus belajar, bekerja, dan berbakti
Tiga helai daun yang tumbuh mendatar/samping: artinya seorang pakibra harus aktif, disiplin, dan bergembira
Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih “Pasukan Pengerek Bendera Pusaka”. Barulah pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka.

Riwayat Hidup H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT
Lahir: Kuningan, Jawa Barat, 20 Juli 1933
Pendidikan:
Sekolah Rakyat di Tasikmalaya
SMP Tasikmalaya dan Purwakarta
SMA Boedi Oetomo Jakarta
Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, 1954-1960
Istri: Aisah Martalogawa
Anak:
Isandra Matin ahmad
Isantia Dita Aslah
Isanilda Dea Latifah
Pekerjaan:
Desainer tekstil di Balai Penelitian Tekstil Bandung, 1960-1964
Kepala Biro Menteri Perindustrian dan Kerajinan, 1965-1967
Kepala Dinas Pengembangan dan Latihan Direktorat Jenderal Urusan Pemuda dan Pramuka Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1967-1975
Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Pelatihan, 1975-1977
Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Generasi Muda Direktorat Jenderal
Pendidikan Luar Sekolah dan Olahraga, 1977-1979
Direktur Pembinaan Kesiswaan Ditjen Pebinaan Dasar dan Menengah, 1979-1983
Dosen Fakultas Teknik Universitas Trisakti , 1985-2003
Pembantu Rektor III Universitas Trisakti, 1989
Riwayat kepanduan:
Pandu perintis di Pandu Rakyat tasikmalaya, 1946
Pandu pawang di Purwakarta, 1950
Pandu penuntun di Jakarta
Andalan Nasional Pengurus Himpunan Pandu dan Pramuka Werda, 1998
Penghargaan:
Wibawa Seroja Nusantara
Bintang Jasa Pratama Karya Satya XXX